Waspada: Penipuan Lowongan Kerja Luar Negeri Makin Canggih

Pemerintah menindak ribuan iklan lowongan palsu. Menurut laporan Bisnis.com (8 September 2026), Komdigi menurunkan 7.908 konten iklan lowongan kerja luar negeri fiktif pada Januari hingga Agustus 2026, bersama tim patroli siber dan lembaga pelindungan pekerja migran. Menteri Komdigi Meutya Hafid mengimbau masyarakat memastikan informasi berasal dari kanal resmi sebelum menyerahkan data pribadi, dan melaporkan konten mencurigakan lewat kanal pengaduan resmi.
Peran AI. Laporan Indonesia tersebut tidak menyebut AI. Namun media internasional melaporkan penipuan kerja yang memanfaatkan deepfake makin marak. Karena itu, anggaplah foto, video, dan suara “perekrut” bisa dipalsukan.
Cara melindungi diri:
- Verifikasi lembaga penempatan dan lowongan lewat kanal resmi pemerintah, bukan lewat tautan di pesan.
- Jangan percaya wawancara video atau telepon saja. Minta pertemuan langsung di kantor resmi.
- Jangan kirim paspor, foto KTP, atau uang kepada akun pribadi.
- Waspada gaji tidak wajar dan permintaan keputusan cepat.
- Laporkan akun dan iklan mencurigakan ke kanal pengaduan Komdigi dan lembaga pelindungan pekerja migran.

